W A T C H

LEFT 4 DEAD

Selasa, 19 Maret 2013


SEJARAH





          Merupakan sebuah game yang dikembangkan oleh Valve Corporation.

Left 4 Dead (disingkat L4D) termasuk sebuah game kooperatif multiplayer horor FPS Game. Dimana para pemain akan sangat interaktif untuk saling tembak menembak terhadap serangan para zombie yang telah terinveksi oleh virus. Game ini khusus diciptakan untuk dapat dimainkan pada PC dan Xbox 360. Dirilis pada tanggal 18 November 2008 di Amerika Serikat dan 21 November di seluruh Eropa. Pada Juli 2009, game ini memiliki 89 dari 100 Metacritic.

Edisi-200 Majalah Game Informer peringkat Left 4 Dead sebagai # 82 di atas 200 permainan dari semua waktu, inilah yang mereka katakan: 

"Zombies telah muncul di permainan video dalam berbagai bentuk nyata, Intensitas empat pemain online dalam pengalaman koperasi dimanfaatkan dinamis oleh "Direktur AI" untuk mengatur serangan Terinfeksi sesuai dengan kinerja pemain. Dengan tambahan dalam karakter yang mengesankan, cerita plot menarik, dan secara online versus mode”.


Gameplay dasar tidak pernah berubah dari peta ke peta, sehingga pemain akan belajar cara mereka menyelesaikan misi secara tepat dan cepat. Direktur Game membuat segalanya untuk tidak monoton dengan memberikan berbagai tantangan di setiap level. Tidak ada dua playthroughs yang persis sama.

IDE – IDE

          Ide pembuatan game ini berawal dari pengembang Valve Corporation yang juga menerbitkan game Left 4 Dead ini. Kemudian diditrubutorkan oleh Steam dan Electronic Art. Perancang bernama Mike Booth, dan penulis Chet Faliszek bekerjasama untuk membuat game ini terasa lebih hidup dan menantang. Dimana setiap pemain yang bisa secara bersamaan berjumlah empat orang menjalankan suatu misi untuk dapat memusnahkan para Zombie yang telah terinfeksi virus yang telah menyebar. Tentunya penulis dan perancang game ini tidak main-main. Karena terasa betul keseruan yang terjalin ketika kita sedang memainkan game ini. Dimana kita ikut dibawa serunya bertualang untuk melawan para Zombie.

Tentu setiap game pasti memiliki sisi baik dan buruknya. Maka dari itu saya akan mencoba untuk menilai sisi baik dan buruk dari game Left 4 Dead ini.

SISI BAIK:


1. Game ini sudah cukup baik karena kita terasa dibawa    seakan-akan ikut berada di dalam petualangan melawan para zombie yang ada.

2. Untuk kualitas dari animasinya sendiri sudah cukup         baik.

3. Karakter yang ditampilkan beraneka ragam, begitu juga  untuk zombienya.

4. Ditambah efek soundtrack yang sangat berkualitas.           Soundtrack ini memiliki peran yang penting dimana nantinya pemain seakan ikut merasakan adrenalin dari setiap alunan nada yang dihasilkan oleh tim pembuat.

5. Inputan-inputan yang beraneka ragam, seperti pipe       bom, give_healt dan sebagainya. Kita juga bisa menggunakan cheat agar dapat menjalankan game ini secara lancar.

6. Ada pula lokasi-lokasi yang ditampilkan beraneka        ragam, sesuai peta yang diberikan pada awal permainan.

SISI BURUK:

1. Tentu setiap video game ada kelemahan. Salah satunya terkadang ada beberapa view kamera yang seakan membuat para pemain terlihat mengambang di atas tanah.

2. Kemudian ada beberapa zombie yang kalau di tembak  oleh senjata tidak mati, tapi hal itu terlihat betul adanya sistem yang tidak berjalan dengan baik.

3. Lokasi yang terbatas.

Menurut saya, game ini sudah cukup berhasil dikarenakan ada banyak hal yang diciptakan dalam game ini. Point terpenting adalah dimana kita bisa melihat sebuah video game yang benar-benar terlihat real nampak seperti asli. Ditambah adanya unsur Artificial Intelegent di dalam game ini. Dimana kita bisa melawan atau berinteraksi dengan musuh (infected zombie). Dan faktor lain yang memperkuat bahwa game ini sukses adalah, pihak pengembang dan penerbit telah merilis seri kedua dari game Left 4 Dead ini. 

 

the last story

Rabu, 02 Mei 2012


pengenalan new media npm:58410769

Selasa, 22 November 2011

perkembangan new media melesat pesat di zaman sekarang. semua terkoneksi dengan dunia maya. berbagai macam informasi mudah diakses melalui new media. engga heran kalo hampir sebagian penduduk di dunia mengenal new media. fokusnya social network. setiap orang mengenal dan menggunakan social network seperti facebook, twitter, youtube dan sebagainya. dengan social network kita terhubung satu dengan yang lainnnya. dunia terasa kecil, kita bisa dengan mudah untuk saling mengenal satu sama lain. bahkan untuk ukuran dimana kita tidak pernah saling bertemu satu sama lain. kemudaan teknologi sudah mampu mempersatukan jutaan manusia di seluruh dunia. 
facebook. bagaimana polulernya social network tersebut. mampu mempersatukan milyaran manusia di seluruh penjuru dunia. bahkan untuk berbagai macam keadaan dan kejadian pun bisa terjadi di dalam facebook. seperti kebaikan yang muncul berkat adanya facebook. kita dipertemukan dengan teman-teman lama, yang kemudian saling bertemu satu sama lain. karena tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. bahkan sempat banyak isu yang terjadi di Indonesia akan kasus penculikan yang dilakukan karena kedua pihak melakukan pertemuan satu sama lain (kopi darat). tapi itu semua kembali lagi kepada setiap individunya sendiri.
yang paling menyenangkan adalah twitter dan youtube. dari twitter, informasi penting bisa dengan mudah tersebar dengan cepat melalui satu klik saja. kita menyebutnya retweet. semua kemudaan ini menyatukan dan mencerdaskan manusia yang menggunakannya dengan baik. youtube, dengan youtube kita bisa mengembangkan ide dan kreatifitas dengan putaran video. dengan kemudahan ini, kita bisa menyumbangkan kreatifitas, bakat dan talenta yang kita miliki dengan sebaiknya. karena sekali lagi, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini...

behind the scene

Sabtu, 22 Oktober 2011


terlalu absurd buat gue bisa sesukses itu ngelajanin buku tahunan. yang gue tau, angkatan gue yang pertama menggebrak buku tahunan. bukan maksud gue ga menghargai usaha dari angkatan sebelumnya. gue ngerti, gimana susahnya minta perizinan untuk ngejalanin buku tahunan sama pihak sekolah. sepanjang perjalanan selama setengah tahun, dari mulai bikin konsep, nyeleksi EO yang cocok dan sesuai sama anak-anak, pemilihan tema, budget, semua itu ga gampang. ga sesimple yang dibayangin. makan waktu yang lama banget. awalnya sekedar obrolan sederhana gue sama tablemate Ulid. doi yang pertama punya ide untuk bikin buku tahunan. gue tau, cara pola pikir kita berdua nyambung abis. gue nahan boker, dia udah cepirit. gue nahan kentut, dia udah kentut nyerempet tokai. gue nyanyi si Doel anak sekolahan, dia nabuh gendang. absurd. sampe akhirnya gue inget, rapat pertama diadain hari jumat sepulang sekolah. anak cowok yang rela buat jadi panitia sampe ga solat jumat. waktu terus jalan sampe akhirnya kita ada diposisi penyeleksian team EO. mereka yang bakal bantu kita buat merealisasikan ide bikin buku tahunan. butuh waktu sekitar 4 hari. ada 3 kandidat EO yang kita pegang. dan pilihan dateng ke EO yang paling sesuatu buat anak-anak. Spectroom. usaha yang digawangin Imam CS, mereka bro banget sama panitia. kompak. bisnis kita terus jalan selama enam bulan. dan emang ga gampang ngejelanin buku tahunan. fuckyeah banget pokoknya. belom omongan ga enak, nyerocosnya beberapa guru yang kontra sama ide absurd panitia. padahal rencana belom jalan tapi mereka udah sengaja mau ngeboikot rencana kita. belom lagi beberapa orang yang dipercaya megang duit buku tahunan punya mental macem pejabat. ga boleh liat duit nganggur dikit diembat. emosi tingkat mahkamah konsitusi. panitia dibuat kalap. ngejar sana sini tersangka pengembat dana buku tahunan. dramatis abis. masalah ini jadi headline seangkatan. malu, tapi ada rasa bangga jadi ketua buku tahunan. belom lagi kekompakan dari panitia yang cukup sabar ngebantu gue buat terus memperjuangkan buku tahunan angkatan kita. hal yang paling sempet bikin gue down waktu itu adalah omongan salah satu guru yang sengaja banget mau ngejatohin nama panitia supaya buku tahunan batal diadain. macem-macem omongannya. dari mulai "kalian harusnya fokus sama UN! Percuma ada buku tahunan kalo yang lulus dikit!" atau "ngapain sih mereka bersih-bersih lapangan yang becek gitu? buat foto buku tahunan? buang-buang waktu. cabut kelas segala. mending fokus UN!" dengan tatapan sumpeh-lonya itu. semuanya bikin down. tapi gue inget lagi sama semangat dan dukungan dari teman-teman panitia. ada semacem dorongan batin lagi buat terus memperjuangkan semuanya. malem ditengah bulan Februari adalah malam dimana nama Tuscho'10 dibuat. nama itu adalah nama angkatan untuk buku tahunan kita. singkatan dari Tugu Ibu School 2010 yang belakangan ini jadi gunjingan gara-gara angkatan gue senewen sama junior-junior gue yang katanya ga izin pake nama itu. dari mulai "emang ada ya Tuscho 2009? itukan nama angkatan gue, cuma 2010 yang bisa make!" semua perang dingin macem gitu sempet gue liat beberapa waktu lalu di Twitter. lagi-lagi absurd. perjalanan setengah tahun yang absurd (lagi) bagi gue dan rekans panitia. ga nyangka bakal sesukses itu. gue sempet berfikir kalo buku tahunan ga akan pernah jadi karena beberapa problem yang gue rasa ada aja dateng buat ngerusak semangat untuk memperjuangkan itu semua. seandainya gue sempet bikin liputan tentang behind the scene Tuscho 2010. gue yakin semua itu akan lebih hidup. ga cuma lewat lembar demi lembar buku tahunan, tapi visual pun ikut bicara tentang bagaimana usaha kami panitia untuk memperjuangkan buku tahunan perdana di sma kami. kami bangga, bangga bukan dalam arti menyombongkan diri, engga. bangga dalam arti kami mampu merealisasikan itu semua atas dasar semangat dan satu tujuan yang mampu kami bangun bersama untuk menjadikan semua itu menjadi nyata. dan semuanya emang bener terjadi. bagian dimana kami melihat setiap kelas foto pertama, menentukan tema, berselisih karena beda pendapat, ngejar orang yang ngembat buku tahunan, panas-panasan dilapangan, jadi budak buat sekedar ngepel seluruh lapangan tugib, balik sore, cabut les, disindir guru, dicibir beberapa orang yang kontra dengan kami, disindir ditengah upacara oleh kepala sekolah. semua itu sudah kami rasakan. kenyang rasanya. asem manisnya dapet. absurd banget. lagi-lagi absurd. gue bangga sama apa yang udah dilewatin bareng panitia. gue bener-bener bangga. bangga bisa dapet ucapan selamat dari junior, dan para alumni. mereka tau, kami berhasil merealisasikan itu semua dengan baik. mereka tau, kami mampu melewati semuanya dengan tegar. kami memang mampu.. dan gue tetep ga nyangka kami mampu. terimakasih buat semua perjalanan setengah tahunnya, special appreciated banget buat panitia Tuscho 2010. buat EO kami yang spektakuler, Spectroom. lo semua team yang hebat. kita semua udah menciptakan sejarah yang menakjubkan. semua udah jadi kenangan yang absurd disetiap memori yang ada dikepala gue. kadang, semua itu masih terputar lagi disaat pikiran gue terbang melayang kearah itu semua. gue bangga dengan kalian. gue bangga dengan semua usaha yang udah kita lewatin semua. kita semua hebat. terimakasih.. dan terimakasih!

Tuscho 2010




*rapat terakhir kami. cungen yang ngambil gambar. beberapa panitia berhalangan hadir. absurd

balada sandal jepit


perjuangan menuju Lab TI
kehujanan,
jaket kulit,  jas hujan,
payung lipat,
kucel,
absurd,
tawa... percikan air,
kemacetan jalan,
Jl kelapa dua, pohon rubuh,
hiruk pikuk mahasiswa,
gunadarma,
sandal putus..
momennya lebih lucu dari tulisan ini...
sayang, ga sempet direkam video.

special appreciated for Sandra, Gerry & Ikhsan...
yang udah mau lari bareng ditengah hujan menuju kampus
gue bakal ngakak kalo kita ga bisa lulus sarjana tepat empat tahun...
dari Depok laporan ini dibuat, salam Mahasiswa!

October, 21th 2011
Friday

Selasa, 18 Oktober 2011

setiap satu pejaman mata, puluhan kejadian yang udah dilaluin terputar. hidup kita penuh sama kejadian, kenangan, semua hal yang udah pernah dilaluin bahkan satu menit sebelumnya. semua bisa terekam penuh sama otak. kaya malem ini, gue kebangun. cuma blog yang langsung kebayang. aktifitas gue di semester tiga ini gila-gilaan. lebih dari jadwal orang kerja. kalo orang kerja enak, digaji. gue sama temen-temen cukup dapet ilmu, buat modal nanti setelah lulus jadi sarjana dimana kita bisa siap untuk bertarung di dunia kerja yang sesungguhnya. kaya hal ini misalnya, semua masih jadi ketidak pastian. seperti apa kejadian empat tahun kedepan, seberapa seru kejadian & kenangan yang bakalan dilaluin gue sama temen-temen satu angkatan lainnya di kampus, seperti apa IT yang sesungguhnya di dunia pekerjaan. semuanya masih klise. malem ini ga kaya malem biasanya. gue lebih banyak merenung, mikirin prospek ke depan. kepala gue sempet migran, sempet tidur sebentar buat ngilangin migran. kebangun, yang ada cuma bayangan prospek ke depan. harus apa dan gimana gue nantinya ngelaluin ini semua. dan gue yakin, semuanya itu ga akan lancar-lancar aja. bakal lebih banyak cobaan, masalah, hambatan yang gue hadepin nantinya. hidup ga mudah gitu aja. dan gue yakin, pasti ada rencana besar yang Tuhan kasih dari setiap cobaan yang diberikan. hampir satu tahun ini gue udah ngelajanin semua hal sebagai mahasiswa. gue udah bener-bener ngerti, lebih peka sama semua hal, keadaan sekitar, pertemanan, masalah, perkuliahan, dosen, mata kuliah. semua kerasa lebih dari apa yang gue bayangin sebelumnya. semua harus lebih peka, mata yang lebih dua kali digunain buat melihat, telinga yang dua kali lebih peka buat mendengar, dan hati yang dua kali lebih peka buat merasakan. ditambah pemikiran yang lebih matang buat ngelajanin ini semua. untuk apa kita dateng ke kampus, buka binder, denger dosen, ngerjain tugas, berkomunikasi sama temen, dan semua hal yang terkait sama dunia kampus. semua bener-bener beda waktu jaman Sma. gue ngerasa sekarang gue lebih peka sama segala hal. sempet inget beberapa bulan yang lalu, gue sempet ngebahas masalah dinamika pertemanan. belum satu bulan pasca masuk diperkuliahan baru. dinamika pertemanan mau ga mau emang pasti terjadi. semuanya lebih kearah seperlunya. ga ada tawa yang selepas dulu. semuanya kepecah, ga fokus. semuanya masih ngejaga komunikasi, ngejaga silaturahmi. cuma sekarang lebih seperlunya. perjalanan masih panjang. kalo gue gambarin perjalanan ini kaya perjalanan backpacker yang ga tau harus pergi kemana dan berenti kapan, gue memutuskan untuk membuat semua tujuan itu jadi lebih pasti. kemana gue harus pergi dan kapan gue harus berenti. kuliah gue harus bener, siapa lagi yang bisa banggain bokap sama nyokap. cuma gue, anak tunggalnya mereka. belom lagi suatu saat nanti, beberapa tahun lagi gue bakalan jadi kepala keluarga. jadi imam buat istri dan anak-anak gue nanti. gue harus berhasil, sukses, lancar sama kuliah yang sekarang lagi gue jalanin di semester tiga. pertemanan baru di kelas yang baru. tiga tahun ke depan gue sama mereka, sahabat-sahabat baru di 2IA12 bakalan terus berjalan. gue berharap mereka bisa jadi rekan team yang hebat, yang bisa saling ngebantu sama lain dikedepannya. sampe akhirnya kita bisa saling ngeliat dengan bangga, foto bareng di aula yang besar dengan toga dikepala masing-masing. perjuangan gue sama mereka masih panjang. semua butuh proses. apapun proses yang terjadi nanti, pengalaman itu yang jadi guru terbaik dalam hidup. proses buat jadi "menakjubkan". proses buat jadi "sukses". proses buat jadi "lebih baik" dikedepannya. dan waktu yang udah dilaluin, semuanya ga sia-sia. ga ada kata penyesalan, tapi perjuangan. hasil dari perjuangan yang udah dilaluin bersama. bareng mereka, bareng sahabat serimpi, bareng rekan ex 1IAO3 2010 yang lain. perjalanan masih panjang. masih banyak kertas kosong yang perlu diisi sama kenangan masa pekuliahan kita tiga tahun kedepan nanti.